Mencari karunia Allah di bulan Ramadhan
بسم الله الر حمن الر حيم
Di antara kita di bulan Ramadhan baik malam, pagi atau siang hari, selain dzikir, membaca al-Qur’an dan ber i’tikaf ada juga yang sibuk mencari karunia Allah. Berdagang, bekerja dan sebagainya. Dan ada juga orang yang bepergian untuk membereskan urusannya, karena manusia sering ditimpa masalah yang rumit yang membingungkannya.
Asalkan niat kita pergi adalah untuk memenuhi kewajiban, misalnya pergi untuk memberi nafkah bagi keluarga, insya Allah tidak akan mengurangi pahala saum kita. Yang berbahaya itu jika kita lebih mencintai kehidupan dunia dari pada akhirat. Karena itu, janganlah tergesa-gesa dalam mencari rezeki. Tidak usah meninggalkan shalat, atau melupakan untuk membaca ayat-ayat al-Qur’an. karena tidak ada orang yang pergi berdagang atau bekerja kecuali rezekinya itu sudah ditentukan. Di antaranya ada yang Allah luaskan rezekinya dan ada juga orang yang rezekinya sempit.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً, وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
Namun walau pun manusia itu meperoleh jalan keluar, mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, manusia itu terkadang mendapatkan kesusahan. Susah dalam mengamalkan petunjuk yang datang baginya. Karena itu hendaklah orang yang beriman itu bertawakkal kepada Allah. Menjalankan saum dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Dan ingatlah bahwa bersama kesusahan itu ada kemudahan.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً
Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
Hadirin, jika kita ingin mencari karunia Allah di bulan ramadhan, maka ingatlah bahwa tujuan orang yang beriman saum di bulan tersebut adalah agar mereka bertaqwa. Dan jika kita termasuk diantara orang-orang yang bertaqwa maka Allah benar-benar memiliki karunia bagi kita.
Dan hadirin, ada satu hambatan yang menghalangi manusia dalam bekerja dan beribadah. Manusia itu suka ditimpa kesedihan. Sedih karena telah melakukan kesalahan, dosa atau mengalami kegagalan. maka diantara mereka ada yang putus asa dari rahmat Allah dan di antara mereka ada yang bersabar.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْراً
dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan baginya pahalanya.
selamat beraktivitas semoga dengan saum di bulan ramadhan kita akan menjadi orang-orang yang beruntung.
salam kepada teman-teman yang sudah jarang saya sapa.
wilujeng saum