Skip to content

Setan menjanjikan kepada kalian kefakiran dan menyuruhmu dengan perbuatan keji. Dan Allah Menjanjikan kepada kalian ampunan dari-Nya dan karunia.

October 7, 2016

بسم الله الر حمن الر حيم

ٱلشَّيۡطَـٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلۡفَقۡرَ وَيَأۡمُرُڪُم بِٱلۡفَحۡشَآءِ‌ۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغۡفِرَةً۬ مِّنۡهُ وَفَضۡلاً۬‌ۗ وَٱللَّهُ وَٲسِعٌ٢٦٨

hadirin setan adalah musuh yang nyata, pastinya setan tidak akan membiarkan kita hidup bahagia di dunia dan akhirat. dan salah satu keinginan setan adalah merusak diri kita, keluarga kita dan harta kita dengan cara menjauhkan hubungan kita dengan Allah, sehingga diantara kita tidak ada lagi yang bersyukur kecuali sedikit.

lawan syukur adalah kufur, syukur adalah penyebab ditambahnya ni’mat sedangkan kufur adalah penyebab dibangkitkannya azab.

jelas hadirin, ayat diatas yang saya tulis itu ada dalam surat al-Baqarah.dari ayat tersebut jelas bahwa ternyata setan yang senantiasa menghias perbuatan-perbuatan buruk sehingga perbuatan buruk tersebut terlihat baik, ternyata setan melakukan itu semua agar kita celaka.

tujuan pertama setan adalah membuat kita fakir. menyuruh manusia berjudi, mabuk-mabukan, menghambur-hamburkan uang seperti pas ada dangdutan tuh maaf, biasanya puluhan sampai ratusan ribu keluar hanya demi memuaskan hawa nafsu diatas panggung sambil joget. memang sepertinya habis uang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat tak jadi masalah bagi orang-orang yang  berpenghasilan lumayan, tapi justru itulah sebenarnya tipu daya setan. setan membimbingnya menuju jalan yang dibenci Allah, dan mudah bagi Allah yang Maha pemberi rezeki untuk menahan rezeki seseorang sehingga orang tersebut menjadi fakir. Hadirin apakah anda tau bahwa ternyata penyebab ditahannya rezeki kita oleh Allah adalah karena kita terus-terusan dalam kesombongan dan menjauhkan diri dari Allah. dalilnya silahkan baca sendiri dalam surat al-mulku

hadirin mengapa setan menjanjikan kepada kita ke fakiran? karena kefakiran mendekatkan kita kepada kekufuran. maka dalam ayat al-Baqarah diatas, setelah setan menjanjikan kepada kita kefakiran, setan pun menyuruh kita berbuat keji.

saya suka senyum pas baca ayat ini, pinter juga nih setan. setelah membuat fakir, setan menyuruh berbuat keji. setelah menjadi fakir setan mulai menyuruh berbuat keji. seperti mencuri, berzina dan lain sebagainya.

Hadirin, marilah kita semangat untuk selalu menjaga silaturahmi dan saling menasehati. pembahasan ini baru setengah dari ayat yang saya bahas. setengahnya lagi adalah kabar yang menggembirakan bagi siapa pun diantara kita yang beriman kepada Allah

Allah menjanjikan kepada kita ampunan dari-Nya dan karunia. yang dengan ampunan dan karunia ini bisa membuat kita menjadi orang yang beruntung.

kita berdoa hadirin,

”ya Allah, maafkanlah jika kami lupa atau berbuat salah, sesungguhnya Engkau maha pengampun, lindungilah kami dari godaan setan yang terkutuk, dan berilah kami karunia sesungguhnya Engkau Maha berkuasa atas segala sesuatu”

3 ayat yang wajib dijadikan pegangan oleh semua orang yang beriman dalam berjamaah

October 5, 2016

وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعً۬ا وَلَا تَفَرَّقُواْ‌ۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءً۬ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦۤ إِخۡوَٲنً۬ا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٍ۬ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡہَا‌ۗ كَذَٲلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَہۡتَدُونَ (١٠٣) وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةٌ۬ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ‌ۚ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (١٠٤) وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُواْ وَٱخۡتَلَفُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَـٰتُ‌ۚ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ۬ (١٠٥

Hadirin ini adalah 3 ayat yang penting untuk kita hafidz dan insya Allah saya akan menulis beberapa artikel yang berkenaan dengan ayat2 tersebut. apa bila masih ada umur. dan saya berharap semua orang yang beriman yang mengenal 3 ayat ini, mereka nantinya bisa menjadi orang-orang yang memilki jiwa yang senantiasa suka untuk mendamaikan manusia dalam urusan mereka.

apapun saran hadirin tentang 3 ayat ini saya akan senang membacanya,

Dengan Karunia Allah dan Rahmat-Nya maka dengan itu bergembiralah. itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan

September 17, 2016

Bismillah,

Hadirin, orang yang kurang tidur karena bekerja keras demi mengumpulkan kekayaan, atau meraih jabatan yang tinggi dan lain sebagainya, tentunya mereka ingin hidup di dunia ini dengan bahagia. bekerja bekerja dan terus bekerja. kalaulah para pekerja keras ini jauh dari tuntunan agama bisa jadi pekerjaan yang tidak baik pun mereka kerjakan. seperti mengurangi timbangan saat berdagang, memfitnah teman di tempat kerja, korupsi dan lain2. dan bisa jadi mereka akan menjadi orang yang kikir. tidak suka bersedekah, kalau bersedekah pun mereka menyakiti perasaan orang yang menerimanya. mudah2 an kita terhindar dari sipat tersebut.

sebenarnya Allah telah menurunkan  al-Quran yang isinya adalah petunjuk menuju jalannya orang2 yang telah diberi ni’mat. hanya saja kebanyakan mereka tidak mau percaya atau ada juga mereka yang percaya tapi tidak mau mengamalkannya.

karunia dan rahmat dari Allah ini dapat diraih dengan mengerjakan perintah2Nya. seperti berinfaq di jalan Allah, yang balasannya seperti menanam satu benih yg menumbuhkan 7 bulir pada tiap tiap bulir seratus biji.contoh lain seperti  membaca dan mengajarkan al-Qur’an mendengarkannya. dan amalan2 lain yang termasuk kedalam amal soleh.

dalam al baqarah ayat 64. yaitu tentang bani israel setelah mereka berpaling, Allah berfirman kalau lah tidak ada karunia Allah dan rahmatNya pasti kamu akan termasuk orang2 yg rugi.

oleh karena itu dengan Karunia Allah dan Rahmat-Nya maka dengan itu bergembiralah. itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan

bentuk karunia yg Allah berikan kepada kita bisa berbeda2, pengalaman ustadz Yusuf mansur tentang karunia yang diperoleh setelah bersedekah, itu pun bisa kita jadikan sebagai contoh. yaitu saat mereka di uji dan di timpa masalah2 berat, setelah beramal soleh maka Allah memberi rejeki kepada mereka dari jalan yang tidak disangka2, dan Allah  memudahkan urusan mereka.

 

 

Bertawakkal kepada Allah, selain Allah hanyalah jalan

June 13, 2016

Hadirin, inti ajaran Islam yang disampaikan para Rasul adalah tauhid. kalimatnya pendek tapi makna yang terkandung didalamnya sangat besar kalimatnya adalah “laa ilaaha illa Allah” tidak ada Tuhan kecuali Allah. Kalimatnya pendek hadirin tapi ingatlah Allah itu memiliki Nama-Nama yang baik yaitu al-Asmaaul Husna. Maha Pengampun, Maha Pemberi rezeki, Maha Menyembuhkan, dan lain lain. dan jika kita sandarkan al-asmaaul Husna kepada kalimat tauhid maka artinya seperti berikut:

Allah Maha Pemberi rezeki, artinya tidak ada yang dapat memberi rezeki kecuali Allah.

Allah Maha Menyembuhkan, artinya tidak ada yang dapat menyembuhkan kecuali Allah

Allah Maha Pemberi petunjuk, tidak ada yang Memberi petunjuk kecuali Allah.

Jadi jelas bahwa tidak ada tempat bagi kita untuk mengabdi kecuali kepada Allah. dan bagaimana dengan selain Allah? selain Allah hanyalah jalan. Allah Maha pemberi Rezeki, perusahaan, majikan, kios toko adalah jalannya. Allah Maha Menyembuhkan, Dokter adalah jalannya. Allah Maha Pemberi Petunjuk, sekolah adalah jalannya

Hadirin, maka dari itu hendaklah orang2 yang bertawakkal itu bertawakkal kepada Allah. supaya orang yang dipecat dari perusahaan atau orang yang tidak punya biaya sekolah tidak berputus asa dalam menjalani kehidupan ini. Yakin bahwa Allah Maha kuasa atas segala sesuatu

 

Surat al-Fatihah

July 13, 2015
سُوۡرَةُ الفَاتِحَة
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (١)
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ (٢) ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (٣) مَـٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ (٥) ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٲطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ (٦) صِرَٲطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ (٧)

 

Allah akan menguji anda untuk mengetahui apakah anda orang yang benar atau pendusta?

October 13, 2012

بسم الله الر حمن الر حيم

Hadirin, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berkata “saya beriman” sedangkan mereka tidak diuji, dan nanti akan ketahuan siapa diantara kita yang benar dan siapa diantara kita yang berdusta.

Adapun ujian yang akan diberikan kepada kita itu ada dua. Pertama Ujian yang “baik” seperti dikaruniai istri, anak-anak, harta yang banyak, perhiasan dari emas dan perak, kendaraan pilihan, hewan ternak  dan sawah ladang. dan yang kedua adalah ujian yang “buruk” seperti diiuji dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan dengan ujian inilah nanti ketahuan siapa diantara kita yang benar dan siapa diantara kita yang berdusta.

Contohnya adalah ujian yang diterima Nabi Sulaiman. Allah menguji Nabi sulaiman dengan memberi kekayaan, kekuasaan kekuatan dan kepintaran. maka apakah Nabi sulaiman bersyukur atas apa yang telah Allah anugerahkan baginya, atau kufur seperti Qorun dan firaun?. Jika bersyukur akan ditambah dan jika kufur maka azab Allah sangatlah pedih. Dan alhamdulillah, Nabi sulaiman adalah Nabi yang taat dan patut menjadi contoh bagi siapapun diantara kalian yang saat ini sedang diuji dengan diberi kekuasaan.

Contoh lainnya adalah ujian yang diterima nabi Ayyub. Allah menguji Nabi Ayyub dengan penyakit. Dan Allah menyembuhkan beliau setelah berdo’a. Dan kisah Nabi Ayyub ini dapat menjadi contoh bagi siapa saja diantara kalian yang saat ini sedang sakit. Agar kita bersabar.

Hadirin, baik dan buruk adalah ujian bagi kita. Tentunya diantara kita ada yang lulus, dan ada yang gagal dalam menghadapinya.

Orang-orang yang berhak mendapatkan keamanan

July 23, 2011

بسم الله الر حمن الر حيم

Allah berkuasa menimpakan 2 hal. Dan jika 2 hal tersebut menimpa kita, maka sebahagian diantara kita tidak akan aman hidup di dunia ini:

1.  Allah berkuasa mengirimkan azab dari atas dan dari bawah kaki kita

Apa dan seperti apakah azab yang datang dari atas dan datang dari bawah kaki kita?

Azab adalah suatu balasan dari Tuhan kepada jin dan manusia, karena mereka kufur. sebagai contohnya adalah azab yang menimpa kaum Nabi Nuh, dan kaum para nabi yang datang setelahnya. Maka diantara mereka ada yang binasa oleh azab yang datang dari atas mereka dan ada juga yang binasa oleh azab yang datang dari bawah telapak kaki mereka.

Azab dari atas contohnya adalah air hujan yang dengannya kaum nabi nuh yang kafir binasa. Atau hujan batu yang membinasakan kaum Luth. Azab seperti ini juga terjadi di zaman ketika ka’bah mau dihancurkan oleh tentara bergajah baca kisahnya dalam al-Quran surat al-Fiil. Dan adapun azab yang datangnya dari bawah kaki contohnya adalah gempa yang membinasakan kaum Hud, Soleh dan Suaib.

2.  Allah berkuasa mencampurkan kita dalam golongan-golongan dan merasakan kepada sebahagian kita keganasan sebahagian yang lain.

Perpecahan yang menyebabkan pembunuhan ini telah terjadi pada orang-orang dahulu. mereka berselisih setelah datang kepada mereka beberapa macam keterangan.

Sebelum saya lanjutkan, ada suatu pertanyaan; apakah bercerai-berai dan berselisih adalah suatu perbuatan salah, dan karenanya manusia akan menerima azab? Pertanyaan ini jawabannya ada dalam ayat berikut:

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِن بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَـٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

  • Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat, (QS. 3:105)

Hadirin Itulah dua hal yang sanggup Allah timpakan kepada kita sebagai manusia. Dan jelas bahwa sebahagian di antara kita akan merasa tersiksa karenanya. Maka dari itu, dalam hidup ini kita membutuhkan keamanan; aman dari azab Allah yang pedih. Dan sekarang, bagaimanakah agar kita termasuk diantara orang-orang yang aman?

Apakah ada diantara anda yang mengira bahwa harta yang anda kumpulkan itu akan mengekalkan anda?

Perhatikan gambar-gambar tersebut. Membuktikan bahwa orang yang memiliki rumah yang kokoh dan harta itu bukanlah orang yang dijamin akan aman hidup di dunia ini. Maka pertanyaannya: siapakah orang-orang yang berhak mendapatkan keamanan jika kamu mengetahui?

الَّذِينَ آمَنُواْ وَلَمْ يَلْبِسُواْ إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُوْلَـئِكَ لَهُمُ الأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 6:82)

Hadirin, demikianlah bahwa kunci agar kita memperoleh keamanan adalah kita harus beriman, yaitu dengan ke imanan yang tidak dicampuri oleh kezaliman, dan sebagai contoh adalah kisah2 yang saya bahas tadi. Allah menyelamatkan nabi Nuh, dan orang-orang yang beriman yang bersamanya di dalam bahtera, dan Allah juga menyelamatkan para Rasul yang datang setelahnya bersama orang-orang yang beriman yang bersama Rasul2 mereka, dan Allah membinasakan yang lain.