Skip to content

Melupakan diri sendiri

April 7, 2010
tags:

بسم الله الر حمن الر حيم

Orang-orang yang melupakan diri sendiri, adalah orang-orang yang menyuruh manusia agar berbuat kebaktian, tetapi mereka sendiri tidak berbakti.

Menyuruh manusia agar beriman kepada Allah, kepada hari akhir, kepada malaikat-malaikat, kepada kitab-kitab, kepada para nabi, tetapi dirinya sendiri tidak beriman. Menyuruh manusia agar memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir dan orang-orang yang meminta-minta; dan hamba sahaya, tetapi dirinya sendiri tidak mau memberikan harta yang dicintainya. Menyuruh manusia mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, tetapi dirinya sendiri tidak melakukannya. Menyuruh orang-orang agar menepati janjinya apabila ia berjanji, sedangkan dirinya sendiri tidak suka menepati janji. Menyuruh orang-orang bersabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, sedangkan dirinya sendiri tidak bersabar.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?
QS. ash-Shaff (61) : 2

كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.
QS. ash-Shaff (61) : 3

Itulah contoh orang-orang yang melupakan diri sendiri.

One Comment leave one →
  1. July 26, 2012 12:17 am

    I like this post, enjoyed this one thanks for putting up.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: