Skip to content

Menghilangkan Pahala Sedekah

July 30, 2010


Segala puji bagi Allah. Perhatikanlah ayat berikut:

إِن تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kamu menampakkan sedekah, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 2:271)

Apa saja yang kita nafkahkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya. Maka dari itu, janganlah ada perasaan menyesal jika kita bersedekah kepada orang-orang fakir, jika tidak ada seorang pun yang melihat saat kita melakukannya. Dan Allah mengetahui, apakah kita iman kepada-Nya atau tidak?

Dan apa saja harta yang baik yang kita nafkahkan karena mencari keridhaan Allah maka pahalanya untuk kita sendiri. Dan Allah akan memberikan pahalanya dengan cukup sedangkan kita tidak dianiaya. Maka dari itu, Janganlah ada perasaan riya kepada manusia, jika mereka menyaksikan saat kita bersedekah.

Bukanlah pahala sedekah itu datang dari orang-orang yang melihat kita saat bersedekah, dan bukan pula dari orang-orang yang kita beri. Perhatikanlah ayat berikut:

الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. 2:274)

Bagi sebagian orang bersedekah itu sangat berat, mereka merasa benci memberikan sebagian hartanya. Diantara mereka ada yang menghilangkan pahala sedekahnya dengan menyakiti perasaan orang yang mereka beri, dan diantara mereka ada yang menghilangkan pahala sedekahnya dengan menyebut-nyebutnya.

Apakah mereka tidak tahu bahwa kepunyaan Allah-lah segala apa yang di langit dan apa yang ada di bumi, dan tidak ada bagi mereka seorang penolong pun selain Allah?

قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى ۗ وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ

Perkataan yang baik dan pemberian ma’af  lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan. Dan Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. (QS. 2:263)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُم بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِّمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (QS. 2:264)

3 Comments leave one →
  1. a F of Yusuf Estes permalink
    July 30, 2010 1:35 pm

    Sering terdengar bahwa ada di jalanan, orang yang menjadikan meminta-minta sebagai pekerjaan sehari-hari.

    • Bud permalink*
      August 1, 2010 2:07 am

      kita tahu bahwa banyak hadits yang mengharamkan meminta-minta dengan menipu dan tanpa adanya kebutuhan.
      seperti urayan berikut:
      http://www.almanhaj.or.id/content/2566/slash/0

      bahkan saya pernah dengar bahwa ada diantara mereka yang memiliki harta yang lumayan banyak dari hasil meminta-minta. Dan saya kira uang sebesar itu jumlahnya cukup untuk modal usaha. namun dia masih meminta-minta.

      tapi itu semua tidak masalah bagi orang yang bersedekah. Tidak pantas kita bertanya kepada mereka yang meminta-minta dengan pertanyaan yang akan menyakitkan perasaannya. jika kita bersedekah sambil menyakiti perasaan orang yang kita beri maka hilanglah pahala sedekah kita. lagi pula kita tidak tahu keadaan mereka. yang kita tahu itu mereka itu meminta.
      وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
      Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya. (QS. 93:10)

      • anak Adam permalink
        August 5, 2010 3:18 pm

        Siap2 untuk bersedekah, sebentar lagi bulan Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: